Ini Adalah Kisah Cinta Tragis Yang Pernah Ku Alami,Dimana Aku
Menemukan Cinta Pertama,Yang Tidak Seperti Biasanya,Kisah Cinta Ini Yang
Membuat Aku Menjadi Manusia
Puitis,Perjalanan Cinta Ini Yang Membuat Aku Menunggu Selama Hampir 3 Tahun
Lamanya tak tentu di kota orang ,Kisah Cinta Lian Love Mejin Akan Dituliskan
Untuk Dibaca Oleh Kaum Pembaca Yang Setia….
Aku Adalah Seorang Anak Laki-Laki Yang Berumur 19 Tahun,
Setelah Tamat SMA Aku Mencoba Merantau Ke Kota Medan, Disana Banyak Ku alami
Derita, Suka Maupun Duka, Ketika Lulus Dari Sma Negeri,Aku Ingin Mencoba Mendaftar
Ke Perguruan Negeri Disumatra Utara,Pada Tahun 2010 , PADA Bulan Juni Aku Lulus
Sma,Dan Aku Mulai Mendaftar Di Sebuah Perguruan Tinggi Negeri, Tepatnya Di
Univresitas Sumatra Utara,,
Sambil Menunggu Pengumuman Aku Mencoba Mencari Kerja
Sampingan Di Kota Medan, Dan Ibuku Menghubungi Pamanku Yang Ada Di Kota Tanjung
Sari (Namanya Adalah Jakobus Purba), Pamanku Memiliki Sebuah Warnet Yang
Namanya Jeremiah Net, Akupun Mulai Bekerja Disana Sebagai Karyawan,Walaupun
Gajinya Cuma Rp 500000, Tapi Aku Senang Bisa Bertahan Hidup Di Perantauan Tampa
Bantuan Sepeser Pun Dari Orang Tuaku,,,
Kemudian Aku Mulai Menikmati,Pekerjaanku Sebagai
Karyawan ,
tapi
orang ahli struk,, tapi karna ahli struknya lagi padat pasien, aku dan paman
bersinggah di kedai untuk sarapan dulu tetapi bang regar kami tinggalkan
didalam mobil sendiri setelah itu langsung kami gotong kedalam rumah ahli struk
itu ,setelah itu langsung kami bawa kerumah sakit, untuk mendapatkan tenaganya
dari infus, tapi apalah hendak di kata bang regar menghembuskan nafas terakhir
di tengah jalan,di pangkuanku aku melihat mukanya hitam,dan denyut tak nadi tak
ada lagi,setelah sampai di rumah sakit,pihak rumah sakit tak berani member
surat kematiannya karna alas an tak bernyawa lagi sampai di rumah sakit,aku
menatap bang regar dengan senyum,,tetapi di hati sedih,kemudian dokter
membawanya kekamar mayat,aku menemani bang regar sampai selesai dimandikan dan
disuntik,,setelah itu mayatnya dibawa kerumahnya di jalan gajah mada medan untuk di kuburkan keluarga,disana aku member
bunga terakhir di sakunya ,kita kembali
kecerita junita,selesai Mandi Aku Mulai Turun Kebawa Karna Aku Tinggal Di
Lantai Dua Dan Warnetnya Dilantai Satu,,Aku Berkaca Dekat Tangga Dan Seseorang
Dari Kom,Melihat Aku,Tetapi Aku Melirik Lagi,,Dia Adalah Junita Tarigan,Gadis
Siantar, Mahasiswa Santo Thomas,, Aku Mulai Penasaran Dengan Junita,,,,
Keesokan Harinya Junita Kembali Maen Di Warnet,Dengan Paket
Enam Jam,Aku Mulai Jatuh Hati Padanya,Karna Junita Mulai Memberi Harapan
Padaku,,, Setelah Junita Selesai, Maen Warnet Aku Mulai Mengotak Atik Kom Yang Di
Pake Junita,Aku Menemukan Alamat Email Yang Tinggal, Di Jendela Fb.Com,, Kemudian
Aku Mulai Meminta Pertemanan, Dan Junita Menanggapi Pertemanannya,,
Aku Dan JunitaPun Mulai Akrab Untuk,Kemudian Aku Ngajak
Junita Untuk Ketemuan, Dan Junita Meminta Aku Untuk Mendatangi Kosnya Pada Sore
Hari Tepatnya Setelah Junita Pulang Kuliah,Tetapi Apa Lah Daya,Aku Hanya
Seorang Karyawan,Aku Mempunyai Sip Siang,Dan Tak Memungkinkanku Untuk Meninggalkan Warnet,
Aku Hanya Mempunyai Waktu Malam saja klw untuk keluar dari
warnet , Dan Ketika Malam Telah Tiba Aku Nongkrong Di Depan Warnet Sambil
Berharap Junita Lewat,Aku Bercerita Dengan Tetangga Yang Berada Di Sebelah
Warnet, yang bekerja sebagai pengusaha papan bunga,suatu ketika Aku Melihat
Junita Lewat Sambil Membawa Kompor Minyak Bersama Seorang Temannya, Aku Mulai
Mengikuti Dari Blakang, Berharap Aku Dapat Mengetahui Dimana Junita Ngekos,,Tapi
Skali Skali Junita Melihat Keblakang Dan Akupun Pura Pura Jajan Kekedai Orang
Untuk Beli Rokok,Tetapi Kedai Yg Di Kusinggahi
Adalah Warnet,Mana Ada Jual Rokok Disitu, Hehehehe,Tapi Junita Senyum
Saja Melihat Tingkah Aneh Ku,Setelah Junita Sampai Ketempat Kosnya Aku Pun
Memandang Dari Jauh Karna Misinya Telah Selesai,,,Dan Junita Ngajakku Datang
Kekosnya,Tapi Aku Takut Jumpanya Siang Hari,Maklumlah Ini Baru Cinta
Pertamaku,Jadi Masih Dekdekan,,Dan Aku
Mengirim Pesan Melalui Fb Ke Junita Agar Malam Ini Aku Dapat Bertemu
Dengannya Di Simpang Gang Pepaya,,Junita Juga Menyetujuinya,Tapi Junita
Berkata,Aku Lagi Belanja Di Supermarket Tunggu Aja Disitu,Tapi Junita Melihatku
Menunggu, Tapi Junita Juga Tak Berani Menghampiriku ,Setelah Jam 12 Junita
Berfikir Bahwa Nanti Dia Akan Kemalaman Pulang Jika Nunggu Aku Pulang Dari Gang
Itu,,Junita pun Memberanikan Diri Lewat,Dan Tak Singgah,Dia Hanya Menatap
Mataku Dengan Durasi 5 Detik Dan Menjulurkan Lidahnya,Lian Kemudian Tersenyum
Menatap Junita,,,Dan Akupun Kembali Pulang,,, Keesokan Harinya Lagi,Aku Mulai
Mengirimkan Pesan Tentang,Perasaannku Kepada Junita,,Tapi Junita Menjawab,Kau
Tak Akan Bisa Mengerti Aku,Aku Telah Mati Rasa,,Karna Pacarku Dulu Telah
Meninggal Dunia,,Aku Tersentuh,Aku Mulai Mengirim Semua Jurus Puisi Yang ku
Punya,,Tapi Junita Tak Menerimanya,Junita Mulai Membolokir,Fb Aku,Tapi Aku Buat
Fb Baru Terus,Untuk Di Add Ke Junita,,Tapi Junita Terus Memblokir,,Junita
Mengirim Pesan Aku Cuma Butuh Waktu 5 Menit Untuk Memblokirmu,,Tapi Aku
Menjawab Aku Hanya Butuh 1 Menit Buat Akun Fb Baru .Kemudian Junita Maen
Kewarnet Disana Dia Terus Meblokir Fb Aku,Karna Aku Telah Gila Dibuatnya,Aku
Memiliki 42 Fb Baru Yang Skarang Hanya 2 Saja Yang Ku Ingat…Aku Mengirim Pesan
Kepada Junita :” Aku Tlah Jatuh Cinta Samamu”Kemudian Junita Menjawab Awas
Steres Kw,,,,Aku Mulai Mendatangi Kosnya,Tetapi Tak Lama Junita Pindah Kos
Lagi,,Junita Mulai Mengalah Dan Memilih menjauh (karna dia kasihan liat perjuanganku yang
begitu berat karna aku slalu ingin jadi mata mata),Tapi Itu,Karna Junita Tau
Aku Adalah Seorang Penggangguran ,Mana
Mungkin Pacaran Sama Anak Kuliah Yang Dah Smester 5,Kemudian Junita Berkata
Kepada Ku,Kata Kata Itu Membuat Aku Sedih,Junita Ingin Pergi Meninggalkan Aku
Tetapi Aku Pasrah Dengan Apa Yang aku Terima , perasaan itu kutahan dan
membebani aku selama 3 tahun,Aku Mulai Bertingkah Aneh,dan Mulai Mabuk
Mabukan,,Dan Keluar Kerja Dari Warnet Pamannku jakobus,Karna Hanya Masalah
Spele,Ketika Pamannku Menyuruh Aku Membuka Warnet,Padahal Keadaan Warnet Sedang
Rusak,Karena Terjadi Kosleting Listrik,Aku Mulai Membangkang,Dan Kemudian Paman
Datang Dengan Marah Marah, soalnya aku memang tak pengen lagi tinggal di warnet
sendiri sejak peristiwa bang regar itu,Aku Kemudian Menyambut Kemarahan
Paman,Emosi Aku Mulai Tak Terkontrol
Lagi,Aku Mengemasi Barang Barangnku ,Dan Melempar Kunci Warnet Kepada
Pamanku,Sambil Berkata,Bukalah Sendiri Warnet Paman Ini,,Kemudian Pamanku
Terdiam,,,Sambil Membawa Sebuah Tas Dan Gitar,Aku Mulai Meninggalkan Kota Itu
Dengan Berjalan Kaki Sejauh 5 Kilometer,,Aku Mulai Meneruskan Hidupku Di
Kampung Durian Yaitu Sebuah Tempat Di Rumah Kakek,,Disana Aku Mulai Bekerja
Menjaga Kedai,Dan Aku Telah Mulai Masuk Kuliah Di Sebuah Perguruan Swasta Di
Stmik Logika Medan . Kemudian Pamanku Yang Tinggal Disitu Yaitu Eli Limbong
,(Seorang Duda) Mendapat Rezeki Yaitu Menikahi Seorang Broker Berlian
(Marsaulina Megawati Siregar, Yg Kini Jadi Bibiku ) Paman Ku Sangat Sayang Padaku,Hingga Suatu
Ketika Paman Eli Pindah,Ke Jakarta,Paman Menitipkanku Kios Kosmetik,Kedai,Dan Tambal Bandnya (Serta
Sertifikat Surat Kepemilikan Aset
Kepadaku,Aku Mulai Senang,Karna Aku Telah Dapat Menghasilkan Uang Lebih,
Dari Pekerjaannku,Kemudian Sekali Seminggu Aku Pergi Kekota Tanjung Sari,,Untuk
Mengenang Masaku Dengan Junita,,Aku Sering Sperti Gembel Disana,,Walaupun
Kantongku Berisi Tetapi Aku Lebih Suka Nongrong Di Bangku Dan Teras Orang
Sambil Tidur-Tiduran,Dengan Pakaian Rapi Dan Hendset Melekat Di Telinga,Dengan
Alunan Nada Peterpan..Aku Juga Suka Nongkrong Di Kedai Tuak,,Dan Slalu Pulang
Tak Sadar Ke Rumah Kakekku,,Begitulah Yang Ku Lakukan Setiap Menjelang Akhir Pekan,,Makanya Tidak
Heran Jika Pencarian Hasil Kerjaku Tak
Pernah Terlihat Aku Mulai Mengenal
Stefany Curait,Stefanny Adalah Seorang Yang Polos,Tapi Slalu Berfikir Kejam
,Disini Aku Mengerjai Mengerjai Stefanny,Ketika Aku Melihat Stefanny Mengisi
Pulsanya Di Sebuah M Kios,Aku Mulai Ikut Ikutan Beli Pulsa,Tapi Itu Setelah
Stefanny Pulang,Aku Mulai Melihat Daftar Nmr Yang Masuk Lewat Catatan Tukang
Konter Itu,Kemudian Aku Mencatatnya Melalui Hpku Dan Mulai Smzin Stefany,Tetapi
Stefanny Malah Senang Menerima Smzku,Disini Stefanny Mulai Berbaik Hati
Denganku,Karna Stefanny Masih Jomblo,Stefanny Mulai Mengajakku Untuk Ikut
Seminar Di Gedung Selecta Di Kota Medan, Stefanny Mulai Senang Dengan Ku Karna
Aku Slalu Konser Di Kampung Durian Dengan Gitar Lamaku Setelah Pulang
Kuliah,Aku Konser Sambil Membuka Tambal Band,Dikampus Aku Masuk Malam Yaitu
Antara Pukul 6 Sore Sampe Jam 0900 Malam,Sedangkan Jam 0800,Aku Membuka Kios
Kosmetik Di Pasar 3 , Begitulah Hari-Hari Ku Di Kampung Durian,,Stefanny Mulai
Bercanda Tawa Denganku Sambil Tatap-Tatapan, Tapi Itu Tak Lama,Ternyata Stefanny
Tak Tahan Dengan Keadaan, Di Memilih Pria Lain,Yang Memiliki Sepeda Motor,Di
Bandingkan Aku Yang Hanya Memiliki Sebuah Gitar, Di Daerah Tempat Kakeknya Pencarianku Semua Habis Untuk Bergaul,,Sifat Ku Adalah
Klw Aku Tak Bisa Membendung Masalah,Aku Lebih Suka Jalan Kaki Dengan
Heandset, Dan Sandal Jepit,, Sampai Suatu Ketika Pamanku Yang Paling Kecil Yang
Tinggal Di Rumah Kakek Iri Melihat Keuanganku , Pamanku Itu Mulai Membuatku Jengkel,Dan Mulai Menjual Aset Yg Di
Tinggalkan Paman Eli,,Aku Mulai Mengalah,Dan Mengangkatkan Kakinya,Untuk Keluar
Dari Rumah Kakek,Dengan Berkata,, "Klw Orang Sukses Itu Banyak Kali
Cobaannya,Nanti Klw Ngak Mengalah Ngak Di Izinkan Takdir Aku Sukses,, Trimakasih
Lah Paman,Telah Mendidik Aku Disini..
Sebuah
perjuangan lain dari kisah cintaku akan kutampilkan disini dari perjalanan yang
ku temukan saat berada dikampus logika




